Rabu, 29 November 2017

Kata siapa membaca al quran menghabiskan banyak waktu


Membaca Al Quran tidak akan mengurangi waktumu. Justru sebaliknya, ia akan menambah waktumu.
Secara hitungan matematika dunia, membaca Al Quran tampak seakan-akan mengurangi waktu. Dari total 24 jam dalam sehari, seolah-olah berkurang sekian detik, sekian menit atau sekian jam jika digunakan untuk membaca Al Quran.
Tapi, tahukah kamu bahwa waktu yang kamu gunakan untuk membaca Al Quran itu sebenarnya tidak hilang begitu saja. Ia akan diganti oleh Allah dengan keberkahan yang berlipat ganda.
Apa itu keberkahan?
Keberkahan artinya pertambahan dan pertumbuhan. Wujudnya bisa bermacam-macam. Misalnya, pekerjaanmu beres, produktivitasmu meningkat, keuntunganmu bertambah, kesehatanmu terjaga dan seterusnya.
Itu adalah wujud keberkahan yang akan diperoleh oleh orang yang membaca Al Quran.
Pernahkah anda mendengar tentang orang yang stress? Atau orang yang sedang kebingungan mencari inspirasi? Atau orang yang kesulitan menyelesaikan pekerjaannya? Atau orang yang waktunya habis sia-sia tanpa produktivitas?
Itu adalah bentuk-bentuk kehilangan umur yang disebabkan tidak berkahnya waktu.
Tahukah kamu bahwa dahulu para ulama bisa menulis karya-karya agung yang jumlahnya melebihi bilangan umur mereka? Padahal saat itu belum ada mesin ketik, apalagi komputer. Semuanya ditulis manual dengan tangan dan peralatan yang sangat sederhana, ditambah kondisi yang lebih sulit daripada kondisi sekarang.
Mengapa mereka bisa? Jawabnya karena waktu mereka penuh berkah.
Dari mana keberkahan itu? Jawabnya dari membaca Al Quran.
Perhatikan kisah berikut:
Ibrahim bin Abdul Wahid Al Maqdisi berwasiat kepada Al Dhiya Al Maqdisi sebelum yang terakhir pergi menuntut ilmu:
“Perbanyaklah membaca Al Quran. Jangan kamu tinggalkan. Karena kemudahan yang akan kamu peroleh dalam pencarianmu akan berbanding lurus dengan kadar yang kamu baca.”
Al Dhiya mengatakan, “Lalu aku renungi hal itu dan aku praktekkan berkali-kali. Setiap kali aku membaca banyak, semakin mudah aku menghafal hadits dan menulisnya. Jika aku tidak membaca, tidak mudah aku melakukannya.”
Jadi, jelaslah bahwa membaca Al Quran membawa keberkahan sehingga waktu yang kita miliki bisa lebih bermakna dengannya.
Terakhir pesan saya, jangan kamu membaca Al Quran di waktu luangmu, tapi luangkanlah waktumu untuk membaca Al Quran.
Read More

Keutamaan membaca Al-Quran


Al Quran adalah satu-satunya pedoman Manusia, yang kelak akan menyelamatkan di hari kiamat maupun di alam kubur. Sebagai seorang muslim, kita mempunyai kewajiban rutin untuk membaca Al-Quran bahkan menghafalkanya. Tak hanya itu, kewajiban pula untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Tahukah Anda ternyata membaca Al-Quran itu banyak keutamaannya? Berikut diantaranya:

1. Dijadikan manusia terbaik di sisi Allah

Sabda Nabi Muhammad SAW: “Sebaik-baik kalian adalah siapa yang mempelajari Al-Quran dan mengamalkannya.”(HR. Bukhari)

2. Diberikan kehormatan pada kedua Orangtuanya

“Siapa yang membaca Al-Qur’an dan beramal dengan isi kandungannya, dianugerahkan kedua ibu bapaknya mahkota di hari kiamat. Cahayanya (mahkota) lebih baik dari cahaya matahari di rumah-rumah dunia. Kalaulah demikian itu matahari berada di rumahmu (dipenuhi dengan sinarnya), maka apa sangkaan kamu terhadap yang beramal dengan ini (al-Qur’an).” (HR. Abu Daud).

3. Mendapat Satu Kebaikan untuk Setiap Satu Huruf yang Dibaca

“Siapa saja membaca satu huruf dari Kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.” (HR. At-Tirmidzi)
Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa yang membaca satu huruf kitab Allah, maka ia akan mendapatkan satu kebaikan dengan huruf itu, dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidaklah mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi).
“Perumpamaan orang yang membaca al-Qur’an sedang ia hafal dengannya bersama para malaikat yang suci dan mulia, sedang perumpamaan orang yang membaca al-Qur’an sedang ia senantiasa melakukannya meskipun hal itu sulit baginya maka baginya dua pahala.” (Muttafaq ‘alaih).
4. Diberikan Ketenangan
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
“… dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS.13:28).
5. Diberi Syafaat di Hari Kiamat Kelak
Diriwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:
“Siapa yang medengar satu ayat daripada Kitab Allah Ta’ala (al-Qur’an) ditulis baginya satu kebaikan yang berlipat ganda. Siapa yang membacanya pula, baginya cahayanya di hari kiamat.”
6. Menyehatkan Tubuh
“Hendaknya kamu menggunakan kedua obat-obat: madu dan Al-Qur’an” (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Mas’ud). Wallahu a’lam.
Read More

Selasa, 28 November 2017

Sejarah Indonesia - Peradaban di Bumi


1. Arkaekum
Arkaekum merupakan masa yang paling tertua, diperkirakan terjadi pada 2,5 miliar tahun yang lalu. Pada masa ini keadaan bumi masih stabil, menyerupai gumpalan bola gas, dan sedang dalam proses pembentukan kulit bumi. Dan dimasa ini belum ada tanda-tanda kehidupan karena temperatur bumi masih sangat tinggi

2. Palezoikum 
Pada masa ini berlangsung pada 500 - 245 juta tahun yang lalu. Dimasa ini kondisi bumi sudah mulai stabil dan sudah mulai terlihat tanda kehidupan yaitu mahkluk bersel satu yanh dikenal dengan nama mikroorganisme. Hewan sejenis ikan tak berahang (trilonta), hewan amfibi dan beberapa jenis tumbuhan ganggang. Oleh sebab itu masa ini dinamakan zaman primer yaitu zaman kehidupan pertama.

3. Mesozoikum
Zaman sekunder yaitu zaman kehidupan kedua. Diperkirakan berlangsung sekitar 245 juta tahun yang lalu. Dimasa ini mulai muncul hewan bertubuh besar seperti gajah purba, reptil, dan dinosaurus. Disaat menjelang berakhirnya masa ini muncul berbagai jenis binatang menyusui (mamalia). Masa mesozoikum dikenal dengan zaman reptil. Dinosaurus menjadi pengusaha hampir sepanjang masa ini, dan pernah punah pada abad 65 juta tahun yang lalu.

4. Neozoikum
Pada masa ini hewan berukuran besar sudah mulai berkurang, pada masa ini dapat di bedakan menjadi dua, yaitu :

A. Zaman Tersier
Zaman ini berlangsung sekitar 60 tahun yang lalu, dan munculnya jenis primata seperti kera.

B. Zaman Kuarter
Zaman ini dibagi menjadi 2, yaitu kala plestosen (dilivium). Diperkirakan manusia purba mulai muncul dan kala holosen manusia telah berkembang menjadi lebih sempurna.
Read More

Sejarah Indonesia - Manusia dan Sejarah


A. Peran Manusia dan Sejarah
Manusia adalah sebagai penggerak sejarah sebab gerak sejarah merupakan gerak perwujudan pikiran, perasaan dan tindakan. Manusia pada masa lampau yang terus mempengaruhi kehidupan manusia sampai saat ini dan selanjutnya. Dengan kata lain sejarah meneliti dan menceritakan riwayat dan perjalanan hidup manusia.

B. Konsep Kausalitas dalam Sejarah
Dalam sejarah ada hubungan sebab akibat (Kausalitas) atau saling mempengaruhi antara peristiwa sebelumnya dan peristiwa sesudahnya hubungan sebab akibat dan saling mempengaruhi itu di kaji dari waktu kewaktu.

Contoh : Runtuhnya Kerajaan Majapahit

C. Sifat Ilmu Sejarah
1. Diakronis 
Diakronis berarti melintas perjalanan waktu ilmu sejarah itu diakronis, artinya topik yang dibahas di dalamnya adalah peristiwa. Peristiwa yang melintasi perjalanan waktu, yaitu dari masa lalu, sekarang dan masa depan.

2. Idiografis
Sejarah menggambarkan, menceritakan dan memaparkan peristiwa yang bersifat unik. Unik disini berarti peristiwa itu tidak dapat di ulang. Terjadi hanya sekali, dan tidak ada peristiwa yang persis sama dengan peristiwa itu di tempat dan waktu yang berbeda.

3. Verifikatif
Hasil penelitian dalam sejarah dapat diuji kebenarannya terutama oleh orang yang memahami dengan baik peristiwa yang menjadi objek penelitian.

4. Empiris
Dalam bahas yunani, yaitu “Empiria” yang berarti pengalaman. Sejarah sangat bergantung pada pengalaman manusia. Pengalaman mereka direkam dalam dokumen, dan dokumen-dokumen inilah yang diteliti oleh para sejarahwan untuk menentukan fakta.

D. Manfaat Mempelajari Sejarah
1. Sebagai panduan moral dan politik
2. Sarana mengenal lebih dekat bangsa sendiri dan bangsa lain
3. Memperoleh identitas bangsa
4. Latihan berfikir menyeluruh (holistik) dan multiperspektif
Read More

Sabtu, 25 November 2017

Seni Budaya - Bidang Dalam Seni Budaya


A. Seni
Seni adalah menciptakan suatu karya yang indah dan menarik sehingga dapat dinikmati oleh orang banyak (masyarakat) luas.

B. Budaya
Kebiasaan-kebiasaan yang terjadi di masyarakat  secara terus menerus.

Kesimpulanya adalah:
Seni budaya merupakan suatu ilmu cara menciptakan suatu karya yang berasal dari kebiasaan-kebiasaan yang terjadi pada masyarakat luas.

Bidang-bidang dalam Seni Budaya :
1. Seni Rupa Murni
Seni Rupa Murni adalah karya seni yang lebih mengutamakan nilai keindahannya saja. Berikut contoh dari karya seni rupa murni:

A. Lukisan
B. Photohrapher

2. Seni Rupa Terapan 
Seni Rupa Terapan adalah karya seni yang lebih mengutamakan nilai kegunaan atau nilai pakai. Berikut contoh dari karya seni rupa terapan:

A. Meja
B. Kursi
C. Lemari
D. Vas bunga

3. Seni Rupa Design
Seni Rupa Design adalah karya seni yang pembuatannya dibuat rancangan (konsep) terlebih dahulu. Berikut contoh dari karya seni rupa design:

A. Arsitektur
B. Design tata busana
C. Interior
D. Eksterior

Seni rupa adalah karya seni yang dapat dilihat keindahannya dan dapat di pegang (sentuh).

4. Seni Rupa Kriya
Seni Rupa Kriya adalah karya seni yang lebih mengutamakan keterampilan tangan (kerajinan tangan). Berikut contoh dari karya seni rupa kriya:

A. Anyaman
B. Rotan
C. Tanah liat 
D. Grabah
Read More

Jumat, 24 November 2017

Informasi Remedial Seni Budaya


Kegiatan Remedial untuk mata pelajaran Seni Budaya akan dilaksanakan pada hari Senin, 27 November 2017, di harapkan bagi siswa dan siswi yang belum memenuhi point nilai agar segera melunasi nilai tersebut.

Remedial yang akan disediakan oleh guru bidang studi ialah tes lisan bagi mereka yang nilainya masih kurang dari 75 maka akan menjawab seluruh soal yang sebelumnya di ujikan untuk di jawab kembali namun dengan menggunakan tes lisan.

Informasi Kegiatan:
• Tempat : Ruang Guru SMK 4 Kota Tangerang
• Waktu : 01.00 s.d Selesai
• Hari dan tanggal : Senin, 27 November 2017
• Maksimal soal : 1 - 5
• Nilai yang di butuhkan : 70+

Namun bagi siswa yang belum mengikuti ulangan sebelumya maka akan dilakukan test tulis terlebih dahulu dan jikalau dari test tulis tersebut nilai yang di capai belum memenuhi syarat yang dibutuhkan maka akan mengikuti tes lisan.
Read More

Bahasa Indonesia - Macam macam Majas


Majas adalah gaya bahasa perumpamaan atau kiasan yang pada umumnya digunakan untuk menguatkan kesan suatu kalimat tertulis atau lisan dan menimbulkan nuansa imajinatif bagi para penyimaknya.

Bukan hanya dalam bahasa Indonesia, majas dibuat dengan memanfaatkan kekayaan makna dari suatu bahasa. Macam-macam juga ditemukan dalam banyak bahasa, mulai dari bahasa Arab, bahasa Jerman, Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan lainnya.

Pada umumnya di Indonesia majas dibagi menjadi 4 macam bentuk yaitu majas perbandingan, majas pertentangan, majas sindiran dan majas penegasan. Berikut ini kita akan bahas mengenai macam-macam majas dan contohnya satu persatu.

A. Majas Perbandingan
Majas perbandingan sesuai dengan namanya, majas ini menyatakan perbandingan untuk meningkatkan kesan dan juga pengaruhnya kepada pendengar dan pembaca. Berikut dibawah ini macam macam majas Perbandingan beserta contohnya.

1. Majas Perumpamaan (Asosiasi)
Majas Perumpamaan (Asosiasi) adalah majas yang membandingkan sesuatu dengan keadaan lainnya dikarenakan persamaan sifat. Atau sederhananya majas yang membandingkan dua hal berbeda namun di anggap sama.

Ciri dari majas asosiasi ini adalah adanya kata penghubung diantarnya: ibarat, bagai, laksana, seumpa, bagaikan, dan lain lainya. Majas ini sering kali digunakan dalam obrolan, maupun dalam penulisan. Berikut ini contoh kalimat majas perumpamaan (asosiasi):

A. Semangatnya begitu keras bagaikan batu
B. Tangisan anak itu bagai suara kaset kusut
C. Kecepatan menghitung seperti kalkulator
D. Kemana mana berdua seperti perangko
E. Bicaranya seperti tong kosong 

2. Majas Personifikasi
Majas Personifikasi adalah majas yang membandingkan benda-benda mati seolah olah dapat melakukan sesuatu seperti yang dilakukan makhluk hidup. Berikut ini contoh kalimat majas personifikasi:

A. Dedaunan melambai-lambai tertiup angin
B. Terlihat di langit biru layangan terbang bebas
C. Lampu jalan mengawasi setiap langkahku
D. Pagar tembok itu menghalangi lari para pencuri
E. Panas matahari mulai membakar kulit penonton

3. Majas Metafora
Majas Metafora adalah majas yang mengungkapkan perbandingan analogis antara dua hal yang berbeda. Dapat juga diartikan sebagai suatu majas yang dibuat dengan frasa secara imflisit tidak berarti namun secara explisit dapat mewakili suatu maksud lain berdasarkan pada persamaan atau perbandingan. Atau lebih mudahnya adalah majas yang digunakan sebagai bentuk kata kiasan untuk mengungkapkan sesuatu. Berikut ini contoh kalimat majas metafora:

A. Perasaanku sejernih embun pagi
B. Di desa ini bersih dari sampah masyarakat
C. Politikus satu ini menjadi kutu loncat mencari dukungan partai
D. Jangan sampai kita berurusan dengan para lintah darat
E. Tikus berdasi mulai kebakaran jenggot karena kroninya ada yang tertangkap

4. Majas Simbolik
Majas Simbolik adalah majas yang digunakan untuk melukiskan sesuatu dengan menggunakan kata seperti: binatang, benda atau tumbuhan sebagai simbol. Pada umumnya simbol yang dipakai dalam majas ini dengan sangat mudah dipahami banyak orang. Berikut ini contoh kalimat majas Simbolik:

A. Ingatlah, jaga baik kata-katamu! Mulutmu adalah harimaumu
B. Perkataan dan perbuatannya menyerupai iblis
C. Berpura pura minta maaf seperti bunglon mencari celah melakukan kamuflase
D. Memang kelakuan para hidung belang yang pandai memelintir kata untuk menipu
E. Penyebab utama demo 4 November tidak dimeja hijaukan oleh pemerintah
Read More