Jumat, 24 November 2017

Bahasa Indonesia - Macam macam Majas


Majas adalah gaya bahasa perumpamaan atau kiasan yang pada umumnya digunakan untuk menguatkan kesan suatu kalimat tertulis atau lisan dan menimbulkan nuansa imajinatif bagi para penyimaknya.

Bukan hanya dalam bahasa Indonesia, majas dibuat dengan memanfaatkan kekayaan makna dari suatu bahasa. Macam-macam juga ditemukan dalam banyak bahasa, mulai dari bahasa Arab, bahasa Jerman, Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan lainnya.

Pada umumnya di Indonesia majas dibagi menjadi 4 macam bentuk yaitu majas perbandingan, majas pertentangan, majas sindiran dan majas penegasan. Berikut ini kita akan bahas mengenai macam-macam majas dan contohnya satu persatu.

A. Majas Perbandingan
Majas perbandingan sesuai dengan namanya, majas ini menyatakan perbandingan untuk meningkatkan kesan dan juga pengaruhnya kepada pendengar dan pembaca. Berikut dibawah ini macam macam majas Perbandingan beserta contohnya.

1. Majas Perumpamaan (Asosiasi)
Majas Perumpamaan (Asosiasi) adalah majas yang membandingkan sesuatu dengan keadaan lainnya dikarenakan persamaan sifat. Atau sederhananya majas yang membandingkan dua hal berbeda namun di anggap sama.

Ciri dari majas asosiasi ini adalah adanya kata penghubung diantarnya: ibarat, bagai, laksana, seumpa, bagaikan, dan lain lainya. Majas ini sering kali digunakan dalam obrolan, maupun dalam penulisan. Berikut ini contoh kalimat majas perumpamaan (asosiasi):

A. Semangatnya begitu keras bagaikan batu
B. Tangisan anak itu bagai suara kaset kusut
C. Kecepatan menghitung seperti kalkulator
D. Kemana mana berdua seperti perangko
E. Bicaranya seperti tong kosong 

2. Majas Personifikasi
Majas Personifikasi adalah majas yang membandingkan benda-benda mati seolah olah dapat melakukan sesuatu seperti yang dilakukan makhluk hidup. Berikut ini contoh kalimat majas personifikasi:

A. Dedaunan melambai-lambai tertiup angin
B. Terlihat di langit biru layangan terbang bebas
C. Lampu jalan mengawasi setiap langkahku
D. Pagar tembok itu menghalangi lari para pencuri
E. Panas matahari mulai membakar kulit penonton

3. Majas Metafora
Majas Metafora adalah majas yang mengungkapkan perbandingan analogis antara dua hal yang berbeda. Dapat juga diartikan sebagai suatu majas yang dibuat dengan frasa secara imflisit tidak berarti namun secara explisit dapat mewakili suatu maksud lain berdasarkan pada persamaan atau perbandingan. Atau lebih mudahnya adalah majas yang digunakan sebagai bentuk kata kiasan untuk mengungkapkan sesuatu. Berikut ini contoh kalimat majas metafora:

A. Perasaanku sejernih embun pagi
B. Di desa ini bersih dari sampah masyarakat
C. Politikus satu ini menjadi kutu loncat mencari dukungan partai
D. Jangan sampai kita berurusan dengan para lintah darat
E. Tikus berdasi mulai kebakaran jenggot karena kroninya ada yang tertangkap

4. Majas Simbolik
Majas Simbolik adalah majas yang digunakan untuk melukiskan sesuatu dengan menggunakan kata seperti: binatang, benda atau tumbuhan sebagai simbol. Pada umumnya simbol yang dipakai dalam majas ini dengan sangat mudah dipahami banyak orang. Berikut ini contoh kalimat majas Simbolik:

A. Ingatlah, jaga baik kata-katamu! Mulutmu adalah harimaumu
B. Perkataan dan perbuatannya menyerupai iblis
C. Berpura pura minta maaf seperti bunglon mencari celah melakukan kamuflase
D. Memang kelakuan para hidung belang yang pandai memelintir kata untuk menipu
E. Penyebab utama demo 4 November tidak dimeja hijaukan oleh pemerintah